michel elqudsi, michel-elqudsi.com, mohammad ichlas el qudsi  
DepanWacana & RenunganGaleryIdolaYang RinganResensiKontakSosok


1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a 1213662329_15a
Depan
HIKMAH PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Moh. Ichlas El Qudsi, S.Si. M.Si   
Seekor Bajing
Agustus 18, 2009

Ketika seekor bajing hendak mencapai pucuk pepohonan, ia berloncatan melewati dahan-dahan dan ranting-ranting..dan ia tak melupakannya..karena saat ia turun ke bawah, ia pasti kembali menapaki dahan dan ranting tersebut agar sampai di bawah dengan selamat…Banyak diantara kita… yang hanya ingat dengan peran orang lain ketika mau naik untuk kemudian terabaikan..sehingga tergelincir dan terjerembat ketika turun.
Dasar Kesosialan Manusia

Dasar Kesosialan Manusia
Dalam Lucius Annaeus Seneca, (2000)". Homo Sacra, res homini Epistulae Morales iklan Lucilium , XCV, 33. dijelaskan, manusia adalah “makhluk sosial”. Atau dalam frasa latin di sebut dengan “Homo homini lupus”.

Terminologi manausia sebagai makhuk sosial ini, dapat diterjemahkan secara umum bahwa, manusia yang satu dengan lainnya, adalah suatu keberadaan (existence) yang saling membutuhkan (need each other). Dan hal itu yang sering nampak dalam atmosfer sosial kita, bahwa dalam hidupnya, antara manusia, selalu saling membutuhkan.

Rasa saling membutuhkan dan saling menopang itu, telah menumbuhkan rasa tolong menolong dan tenggang rasa yang terajut dalam batin persaudaraan manusia dengan kokoh. Persaudaran itu baik dalam bentuk sekeluarga, sesuku, sedaerah, dan sebangsa. 

Mungkin dalam hidup ini, kita pernah merasakan hal yang demikian. Dimana antar sesama, saling menopang untuk merengkuh kesuksesan tertentu dalam hidup. Hal-hal tersebut, merupakan nilai, atau substansi yang alamia dari sifat dasar manusia
Baca selebihnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 7 - 7 dari 65